Merayakan 14 Tahun PRAS

Sebuah tas kertas ia angsurkan ke arah saya. Sebuah tanda mata dari seberang sana, tanah Banjar, Kalimantan Selatan. Senyum saya merekah sembari menghujaninya dengan ucapan terima kasih. Hahaha, entahlah, kadang saya bisa berubah lebay karena tak tahan diperlakukan manis oleh orang-orang terdekat. Ia memberikan kain Sasirangan. Katanya itu kain khas Banjar. Hmm, saya speechless jadinya.