Rehat Sejenak

Postingan beraroma curhat ini saya buat sekadar untuk memberi kabar kepada Sahabat yang bertanya kabar saya. Apa saya menghilang dari dunia maya? Tidak juga. Dua bulan terakhir blog utama saya ini tak menunjukkan aktivitas berarti lantaran saya sedang rehat sejenak. Ada alasan terkait pekerjaan di redaksi dan masalah kesehatan selama beberapa minggu terakhir.

Target redaksi yang sedang on the peak season sejak awal Juni 2016 membuat saya kewalahan. Maklumlah kejar terbitan yang belum juga selesai demi maju akreditasi. Belum lagi seharian bekerja di depan komputer; pulang-pulang mata sudah lelah dan tidak mau diajak kompromi untuk sekadar meneruskan draft postingan.

Karena target menumpuk, lembur pun tak terelakkan. Pikiran sibuk oleh pekerjaan dan segala thethek bengek-nya yang harus dilaporkan secara mingguan. Kalau bahasa kerennya, saya sedang dalam kondisi high pressure

Karena kesibukan redaksi, sejak masuk tahun ajaran baru ini saya mengurangi aktivitas mengajar privat. Apa boleh buat, badan sudah menyampaikan ‘alarm rehat’ sejak akhir Juli. Kalau saya tetap memaksa diri, bisa-bisa ambruk sebelum target utama terlampaui.

Ah, bisa jadi saya yang terlalu ambisi ingin segera selesai. Alhasil tenaga dan pikiran terforsir. Badan saya drop beberapa kali selama dua bulan terakhir: bedrest. Apapun alasan saya, dengan cara seperti ini Gusti Allah membuat saya diam tak berkutik; seolah sedang membisiki saya sebuah kalimat penuh cinta,

“Badanmu itu hanya satu, Phie, jangan abai jika ia sudah memintamu beristirahat.”

Baiklah.

credit: wallpaperup
credit: wallpaperup

Pada akhirnya, yang bisa saya lakukan adalah menikmati naik-turunnya kondisi badan, sembari mengoreksi diri. Mungkin asupan nutrisi saya belum cukup kuat menopang aktivitas on the peak season ini. Mungkin manajemen waktu istirahat saya ada yang belum benar.

Ah, iya, saya diingatkan untuk rehat sejenak. Sekalipun kondisi ini kadang membuat saya bertanya,

“Kamu masih pantas disebut blogger, Phie?”

 

Tentu saja! Saya blogger … blogger amatir. #eh 😆 *lalu ditoyor orang-orang*

2 Comments

  1. Puji Lestari

    27/08/2016 at 3:15 pm

    Mbak Phie. .. apa kabar? 😁

    1. Phie

      22/12/2016 at 5:25 am

      Alhamdulillah, baik, Puch. Wah, lama ga login. Baru sempat balas komen. Dirimu baik juga kan? 😁

Leave a Reply