Sudut Redaksi

Senin, 26 April 2010

Hari pertamaku mencicipi aroma ruangan redaksi JPTI. JPTI? Hm, maaf kalau singkatan ini tidak lazim di telingamu. JPTI adalah kependekan dari Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia, salah satu jurnal ilmiah yang beredaksi di Fakultas Pertanian UGM. Terdengar begitu menyeramkan? Mungkin, sedikit bagiku yang baru saja bergabung mengingat posisiku yang masih pemula dibandingkan dewan redaksi lain. Hari-hariku kelak akan berurusan dengan beliau-beliau seniorku. Boleh menyebutkannya?

Saat ini dewan redaksi JPTI diketuai oleh Prof. Edhi Martono, akrab kusapa Papah Edmart. Entahlah, sejak menjadi penguji di ujian skripsi beliau begitu dekat denganku bahkan seolah seperti menemukan bapak kedua.. hmm 😀

Yang kedua, Prof. Christanti. Pertama kali mengenal beliau, hehe, sedikit takut. Itu kurasakan duluu sekali saat untuk pertama kalinya menjadi ko asst praktikum DIPT (Apa lagi tuh?). Dasar-dasar Ilmu Penyakit Tumbuhan. Maklumlah kami di jurusan suka sekali membuat singkatan, biar lebih mudah saja..kan kalau terlalu panjang, tidak efisien waktu! hehe :). Beliaulah dosen yang memberi asistensi sebelum praktikum dimulai..waktu itu.

Yang selanjutnya? Dr. Tri Joko, lebih akrab kusapa Mas TJ, lha iya beliau kan suami sahabat, kembaran, teman seangkatanku,..hufh..(unjal ambegan-menghela nafas) namanya Palupi Murnaningsih. Panjang nian!! :D.

Dr. Nugroho S.P., ya beliaulah yang merekomendasikanku untuk bergabung di redaksi JPTI. Terima kasihku teruntuk beliau yang memberiku kesempatan tanpa harus lepas dari kewajibanku membantu mempersiapkan tulisan untuk buku beliau yang akan terbit selanjutnya. Sosok dosen yang sejauh ini kukenal sangat humanis.. hmm, senang rasanya bisa mengenal beliau 🙂

Lalu? Suputa, S.P., M.P., lebih akrab kusapa Pak Puta. Ya, beliaulah pembimbing skripsiku dulu. Saat ini beliau sedang menempuh studi S3 di UGM.

redaksi JPTI
dari sudut redaksi JPTI

Lalu, untuk alasan apa aku ada di sudut ruang ini? Ruang yang khas dengan aroma artikel, lembaran-lembaran kertas dari penulis, penelaah, surat-surat..inilah pintunya jurnalistik di HPT. So? Tentu, aku akan berusaha. Lagi pula dunia tulis-menulis sudah begitu akrab denganku, bukankah tidak ada kelirunya menerobos masuk ke sudut redaksi saat kesempatan baik itu datang?

Ya, inilah catatan pertamaku di sudut ruang JPTI saat aku terdiam, termenung sejenak, menghela nafas setelah berlarian tak karuan di hari pertama. Pastinya akan ada 1000 hingga 10.000 langkah per hari (itu sih kata iklan.. hehe :D) yang menghiasi hari-hariku nanti. Naik-turun gedung A1-KPTU lantai 3, berkunjung ke Lab Entomologi Dasar di A2b lantai 3, wira-wiri ke sekretariat jurusan, bertemu banyak orang, dan tentunya berkorespondensi. Bismillahirrohmanirrohiim.. kulafadzkan niat. Semoga Rabb meridhoi langkah kecil ini hingga sepekan, sebulan, dan selanjutnya. Amiin yaa Robba’alamiin..

3 thoughts on “Sudut Redaksi

  1. Dan sekarang ku mengekor di belakangmu Oneesan….hahaha…
    Kau tak kan kulepas begitu saja (maksudnya…) aku tak rela kau tinggalkan, aku tak rela melihatmu berlarian kesana-kemari, bisa-bisa tambah kering kau nanti…wkwkwkwk….
    Oneesan, jangan bosan padaku ya, minimal sampai 2011, InsyaAllah aku kan selalu mengekor padamu….

    Luv u Oneesan…
    Ganbatte ne (‘o’)/

  2. Slamat datang di dunia per-artikel-an. Sulit, ya tentu. Tapi aku yakin banget kowe bisa Jup!! Semangat!!!

    1. Wah, ada Bapak ternyata.. Sudah diganti pula gravatarnya.. 😀 Nggih Pak, matur nuwun. Nyuwun doa pengestu nipun, Insya Allah selalu semangat & bisa. Amiin..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *