Sebuah potret masa lalu, konyol tapi gimana gitu… Ini adalah dokumentasi pribadi sekaligus dokumentasi penelitian. Susah senangnya saya dalam menyelesaikan tugas akhir (baca: riset S1). Foto diambil pada bulan Desember 2006 oleh adik tercinta, Wening Yuniasri, yang kala itu memang saya ajak mengambil sampel buah belimbing di BP2APH Ngipiksari, Kaliurang.
Sedikit cerita, skripsi saya berfokus pada mengeksplorasi jenis dan tingkat parasitasi serangga parasitoid lalat buah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kala itu, tanaman belimbing saya gunakan sebagai tanaman model.. ya, karena buah belimbing di Yogya tidak bisa lepas dari yang namanya set (larva lalat buah, red.). Alhasil, saya yang suka menjelajah pun memutuskan untuk mengambil sampel di lima lokasi yang berbeda ketinggiannya. Lokasi tempat saya nangkring ini adalah lokasi pengambilan sampel tertinggi (sekitar 725 mdpl).
Hm, setiap kali saya amati foto ini rasanya ingin sekali ngakak. Haduuh.. kok ya bisa lhoo skripsi pakai acara memanjat. Apa boleh buat? Lha wong saya harus dapat data dari termohigrometer rakitan yang saya gantungkan dengan ketinggian 1,5 s.d 2 m. Karena tubuh mungil saya tidak sanggup menjangkau.. ya wis-lah, dipanjat saja sekalian itu pohon. Hehehe.. hitung-hitung nostalgia masa kanak-kanak. Meskipun harus memakan “korban”, acara mengambil sampel tetap berlanjut. Ya, sepasang sepatu sandal saya terpaksa mangap dengan sukses gara-gara (manjat) pohon belimbing 
Potret ini diikutsertakan dalam Kontes Perempuan dan Aktivitas yang diselenggarakan oleh Ibu Fauzan dan Mama Olive

wah manjat pohon belimbing buat belajar… keren mbak
Itu sebenarnya, saya sedang pegang notes buat nyatat data dari termohigrometernya, Mas Choirul 😀 Jadi bukan sedang mbaca hehe
Hehehehe… ati ati kepleset Mbak, kulit pohonnya licin lho..
Trus, dulu nilai skripsinya dapat berapa? Pasti A, soalnya sudah dibela belain manjat gitu, hehe..
Selamat Hari Ibu ya Mbak.. Semoga sukses..
Naah itu, Masbro!
gara-gara kepleset itu, sepatu sandal saya nyangkut di antara 2 cabang pohon dan akhirnya mangap-mangap sol-nya. Pokoke unforgettable moment-lah 😀
Nilai skripsi? Ooh tentu dapat A.. dosen saya saja kadang suka ketawa kalau lihat saya bawa-bawa kardus isi buah belimbing 😆
Ok, Masbro.. Terima kasih 🙂
wahh hebat euuy berani manjat pohon setinggi itu…….trs turunnya gimana mbak? biasanya kalo naik lebih gampang yach hehehe…..
Berani karena terpaksa, Bunda
Iya, bener.. Turunnya malah yang jauh lebih susah karena kulit batang pohon belimbing kan licin itu.. Harus pakai rem cakram biar ga nyungsep ke tanah hehe
Inilah contoh bahwa belajar itu bisa dimana saja. hehehe
Betul sekalee, Kang!
Yang penting nyaman saja.. tapi, btw itu bukan lagi belajar lhoo.. itu saya nyatat data dari alat yang saya pasang. Sayangnya ga terpotret.. 🙁
mbak bisa ambilin saya belimbingnya satu aja.. lagi pingin nih.. 🙂
Boleh.. boleh.., Kang Lozz. Hm, tapi kok bisa lagi pingin? *penasaran
Atau si calon bapak ini lagi ngidam yak? ❓ hihihihi 😀
singgah untuk mengucapkan Selamat hari ibu utk semua perempuan atau ayah yang karena takdir harus ‘menjadi’ ibu utk sang buah hati. Semoga kita semua menjadi anak yg lebih berbakti pada ortu kita masing-masing:)
Terima kasih sudah berkenan mampir, Mbak Ririe. 🙂
Aamiin ya Rabb..
ikutan Uncle Lozz, mau belimbingnya aja .. hehehe
Terima kasih ya sudah berpartisipasi di acara kami.
Boleh, Bunda Dey..
tapi ada syaratnya ya. harus mau saingan sama set-set yang ada di dalam daging buah. hiiiiii 😉
Ok, Bunda.. kembali kasih. Senang bisa ikut memeriahkan acara ini 🙂
oh ini mbaknya tho x)
oalah sukanya menek~
denpasar mooon penekaa blimbingg kuwiii
Hehehehehe.. Una lagi nyadar ya? Pangling pasti
Terima Kasih Phie atas partisipasinya. Foto anda sudah tercatat sebagai peserta.
Kembali kasih, Teh Nchie 🙂
Salam buat Tanah Pasundan ya..
Itu namanya, sambil memanjat, makan belimbing… :))
semoga menang….
Jang bisa saja hehehe.. Terima kasih doanya 🙂
Mbak, minta blimbingnya..
hehehe..
Sini.. sini.. Mb Hanna, kita naik dulu ke Kaliurang ya trus manjat sama-sama hehehehe
Oya, makasih untuk like-nya 😀
wah Phie, jago panjat ya..
termohigrometernya taruh di mana?
Hehehe.. bakat terpendam zaman kanak-kanak nih, Bunda 😀
Termohigrometernya saya pasang di bawah kanopi pohon untuk mengukur suhu dan kelembapan rata-rata kanopi, digantungkan dg ketinggian 1,5 s.d 2 m dari permukaan tanah.
hadeh….ternyata mbak Phie ahli panjat memanjat juga,,
pantesan suka naik gunung
Psstt.. jangan keras-keras Puch.. ingat ini rahasia kita para narablog *lhooo ❓ hehehe 😛
belimbingnya masih ada ga mba?hehe
Salam kenal. Ya masih lah, Rii 🙂
Di sana kan memang dibudidayakan
kenangan yang menyenangkan ya mbak
~~meski sepatu sandalnya harus mangap~~
semoga sukses ngontesnya
benar sekali, Pak Akhmad 🙂 tidak akan terlupakan sepaket dengan hal-hal konyol yang menyertai kisah ini.
Aamiin.. terima kasih doanya, Pak 😀
Ha…ha…ketahuan nih. Hobinya ternyata manjat-memanjat yah…. Ayo kapan lotisan dengan blimbingnya…??
lotisan lagi, Pak? saya sih manut saja. Jumat seperti tempo hari juga boleh 😀
I got what you wish, thanks for putting up. Woh I am pleased to bump this website through google. Thanks For Share Hari Ibu: Si Pemanjat Pohon Belimbing Segores Pena Phie.
Ok, thanks for coming 🙂
Nice to share that “little” ridiculous story
I got what you wish, thanks for swing up. Woh I am happy to pronounce this website finished google. Thanks For Share Hari Ibu: Si Pemanjat Pohon Belimbing Segores Pena Phie.
I got what you think, thanks for putting up. Woh I am pleased to pronounce this website through google. Thanks For Share Hari Ibu: Si Pemanjat Pohon Belimbing Segores Pena Phie.
I got what you wish, thanks for putting up. Woh I am cheerful to uncovering this website through google. Thanks For Share Hari Ibu: Si Pemanjat Pohon Belimbing Segores Pena Phie.
Maaf OOT 🙂
Boleh minta alamat dan no telp BP2APH? Kebetulan saya sedang cari benih beberapa tanaman.
Terimakasih Mbak.
Bisa klik link ini
di sana Saudara dapat menemukan alamat instansi tersebut:
Jalan Kaliurang Km.23, Ngipiksari, Hargobinangun, Pakem, Sleman
Telepon: (0274) 895357, Fax: (0274) 895357
Terakhir kali saya ke BP2APH Ngipiksari, saya bertemu dengan Ibu Erlin Hananto. Terima kasih & semoga bermanfaat 🙂
Salam kenal mbak…
Bagi Anda Yang mencari bibit tanaman buah dengan harga kompetitif dan kebetulan berdomisili di Weleri , Rowosari , Kangkung , Cepiring , Gemuh , Ringinarum , Pegandon ,Ngampel , Patebon , Kendal , Brangsong , Kaliwungu Plantungan , Pageruyung , Sukorejo , Patean , Boja , Limbangan , Singorojo , Kaliwungu Selatan, Semarang serta Demak…
Datang saja langsung di Agrivit Nursery