Alhamdulillah, tidak ada lain yang bisa saya ucap … Desember ini saya mendapat lagi rezeki dari hasil menulis puisi. Bukan di media cetak (yang masih saya impikan itu), tetapi dari sebuah lomba puisi cinta untuk kekasih ke-2 yang digelar oleh Aura Ide. Waktu pengumuman, saya hampir tak percaya kalau puisi yang saya ikutsertakan, Cinta Tanpa
Kategori: Apresiasi
#30HariNonStopNgeblog: Lengkap Sudah!
Well, ada apa lagi ini saya menyinggung tentang #30HariNonStopNgeblog? Bukankah event ini sudah berlalu beberapa waktu lamanya? 🙂 Memang benar. Ini adalah kelanjutan dari postingan soal hadiah kaos dari sponsor #30HariNonStopNgeblog. Mengapa saya katakan, “Lengkap sudah!” … ada yang tahu? Jadi begini ceritanya, sesuatu yang menjadi pelengkap dari event ini adalah tibanya dua buah piagam
Akhirnya Datang Juga ….
Akhirnya datang juga? Memang siapa yang sedang ditunggu? Hmm … bukan siapa, lebih tepatnya apa. Bukan seseorang, melainkan sesuatu. Ya, ini masih ada kaitannya dengan event #30HariNonStopNgeblog yang sudah berakhir beberapa waktu lalu. Masih hangat dalam ingatan ketika terakhir kali saya mendapat kabar bahwa Larik Syair memperoleh hadiah sebuah kaos sebagai salah satu dari lima
Tentang Kehadiran Tiga Perayaan
Masih ingat dengan kisah di sebalik #PuisiHore2 beberapa bulan silam, Sahabat? Saya ingat, saya berutang untuk membagi seperti apa rupa buku yang telah dijanjikan panitia. Setelah saya tunggu selama lebih kurang 1,5 bulan, buku berjudul Tiga Perayaan tersebut akhirnya sampai juga di kaki Merapi hari Sabtu pagi, 15 Juni 2013. Laporan saya ditanggapi dengan antusias