Nasib "Celoteh Si Bunga Rumput"

yang berhasil saya abadikan dari “Celoteh Si Bunga Rumput”

Celoteh Si Bunga Rumput, begitu saya memberi nama buku berisi sekuel kisah saya dalam acara IM3 Lanjutkan Ceritamu. Dalam acara yang digelar oleh Indosat ini, saya mengikutsertakan kisah lanjutan dari si gadget iPad 2 hasil menang Blog Review Competition 2012 DISKON.com.

Acara yang digelar sejak tanggal 1 Oktober s.d. 14 Oktober lalu itu mengetengahkan adu kreativitas memadukan 14 potongan gambar menjadi serangkai cerita komplit. Tiap gambar memiliki sebuah kata kunci yang harus dijadikan kata pertama dalam kalimat, posisinya tidak bisa diubah, kecuali yang memang nekat tidak mengikuti kaidah penulisan..

Saya sendiri baru bergabung sekitar tanggal 2 Oktober. Itu artinya, saya harus bisa menggabungkan dua potongan gambar sekaligus di hari itu sebagai permulaan. Halaman pertama (seperti yang terdapat pada screenshot di atas) memiliki kata kunci “Gadget”. Akhirnya, daripada susah-susah mencari ide.. saya sertakan kisah lanjutan si gadget. Seperti yang ditampilkan pada halaman pertama itu,

“Gadget. Zaman sekarang kalau tak punya gadget keren dibilang kurang gaul ya? Ah, tidak. Bagi saya itu tergantung. Beberapa waktu lalu saya menang hadiah utama sebuah iPad, tetapi akhirnya saya wujudkan menjadi laptop. Saya pikir, itu akan jauh lebih bermanfaat bagi saya yang hobi menulis.”

Begitulah saya mengawali kisah tersebut. Sekadar bertutur, berceloteh apa adanya seperti bunga rumput yang damai tertiup sepoi angin gunung. Setiap hari saya lanjutkan potongan cerita itu.. hingga tiba tanggal 13 Oktober. Saya jatuh sakit. Sempat membuka website IM3 pagi-pagi, tetapi karena gusi geraham belakang saya bengkak dan aarrgh.. astaghfirullaah, sakiit, 😥 rasanya mau diperas pun ide tidak bakal keluar. Ya sudah, saya tinggal istirahat saja dengan harapan tanggal 14 Oktober (hari terakhir) saya masih dapat meneruskan kisah saya.

Sayangnya…

😯

Apa yang terjadi? Mengapa begini, mengapa begitu? Hari terakhir mengapa malah websitenya yang begini? Yaah, cerita saya belum lengkap.. lhaa kok sudah dipenggal begitu saja? Tanggal 14 Oktober kan masih sampai pk. 23.59? Hm, berasa gimanaa gitu setelah tahu hal ini. Apa saya yang kurang paham dengan syarat dan ketentuan lomba? Atau…? ❓

Saya sudah dua kali bertanya menyertakan twitpict ke @IndosatMania, tapi sangat disayangkan.. tidak sedikitpun saya memperoleh jawaban. Hu Allahu a’lam.. sudahlah. Mungkin bukan rejeki saya memang. Lain waktu, semoga, insyaAllah 🙂

Setidaknya saat ini saya telah mendapat manfaat lebih dari menulis dan #HappyBlogging. Sekalipun tanpa iPad 2, aktivitas nge-blog akan tetap berjalan, insyaAllah. Bersama si laptop ASUS, saya beri nama dia Grey (karena warnanya abu-abu gelap), saya akan makin banyak berkarya. Menuliskan banyak hal yang ada di dalamnya relung hati.

partner baru saya, Grey

O ya, hampir lupa.. Ada banyak hal yang saya tulis di “Celoteh Si Bunga Rumput”. Salah satunya tentang berbagi kebahagiaan ini dengan beberapa orang di luar sana. Keluarga tentu, daster Huza untuk ibunda, ransel Tracker untuk Ning, modem Smartfren untuk Di.. juga beberapa bingkisan untuk keponakan Captain dan adik sepupu di luar kota, serta berkunjung kembali ke Rumah Yatim Ar Rohman. Ah, bahagianya.. Saya juga masih bisa menabung, membuka Tabungan Impian di BRI Syariah untuk keperluan masa depan. Ya Rabb, semoga yang sedikit ini mendapatkan barokah di sisi-Mu, lepas dari kesulitan apa pun yang aku temui dalam hidup ini. Aamiin..

0 thoughts on “Nasib "Celoteh Si Bunga Rumput"

    1. Begitulah adanya, Om. Lha bagaimana lagi, laptop pinjaman saya merem. kalau mesti nyolok monitor ke laptop, ribet dan mesti rebutan sama adik je. ya mendingan iPad-nya saya jual ta, buat beli laptop hehe. 😀

    1. lha ndak tahu juga, Ham.. bikin gimanaa gitu – -”
      pas kemarin saya kirim twitpict itu ke @IndosatMania, ada juga komentar senada dg saya.. tapi, ndak tahu ah 😐

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *