Harta yang paling berharga adalah keluarga
Istana yang paling indah adalah keluarga
Pusi yang paling bermakna adalah keluarga
Mutiara tiada tara adalah keluarga
Penggalan syair OST sebuah serial film keluarga berjudul Keluarga Cemara di atas sepertinya menggambarkan benar seperti apa berartinya sebuah keluarga bagi saya. Apalagi bila memang sudah lama tidak berkumpul. Rasanya tidak terbayangkan. Itu benar-benar terjadi awal Juli lalu. Bertepatan dengan liburan kenaikan kelas, keluarga besar Tedjodisastran berkumpul di markas besar, di mana lagi kalau bukan kaki Merapi tercinta.
Seolah seperti merasakan kembali kebersamaan yang sempat menghilang beberapa waktu lamanya. Ya, setidaknya apa yang kami semua lalui selama satu minggu terhitung tanggal 1 Juli s.d 8 Juli 2012 itu menyambung kembali keakraban dan rasa saling memiliki. Apalagi jika di dalamnya tersimpan beberapa hal berharga, sebut saja kejutan kecil, syukuran dan doa bersama, nyekar leluhur, dan berekreasi ke beberapa tempat di Yogyakarta, juga mengunjungi kerabat di Tidar Campur, Magelang.
Jadi, seperti apa acara Temu Kangen Tedjodisastran tahun ini? Langsung saja, biarkan slide foto berbicara 
[slideshow]
seru bangeettt emang paling asik kalo bisa kumpul keluarga 😀
memang bener, Peps 🙂
seru, sekalipun saya melewatkan beberapa peristiwa saat perjalanan ke Magelang