Menanti Hadiah dari Warta Jazz

Apa yang Sahabat rasakan jika mendapat pemberitahuan bahwa Sahabat memenangkan kuis/lomba? Senang, pasti! Saya pikir, rata-rata manusia normal akan merasa senang mendapat hadiah, berapapun nominal atau bentuk hadiah tersebut. Sama halnya dengan saya. Beberapa bulan lalu, saya mengikuti kuis Warta Jazz via twitter. Kala itu hadiah kuis yang dijanjikan adalah sebuah kaos. Barangsiapa berhasil menjawab dengan benar dan beruntung, akan mendapat hadiah tersebut. Pertanyaannya berkaitan dengan perayaan ulang tahun Warta Jazz. Karena saya tahu, maka saya jawab pertanyaan tersebut.

Sehari kemudian, saat saya log in twitdeck, ada dua notifikasi dari Warta Jazz masuk.

Saya menang, demikian yang saya baca di tweet tersebut. Karena pihak Warta Jazz meminta data diri singkat, alamat kirim, dsb dikirim via e-mail, maka segera saja saya memenuhi persyaratan itu. E-mail pun terkirim pada tanggal 13 Maret 2014. Sayang, hingga berminggu-minggu kemudian, tidak ada e-mail balasan dari Warta Jazz yang masuk ke inbox atau nyasar ke kotak spam.

screenshot e-mail warta jazz

Lalu? Saya masih menunggu. Mungkin pihak Warta Jazz sedang sibuk, tapi apa iya sibuk terus-menerus hingga tidak tersisa waktu sekadar membalas e-mail atau memberi konfirmasi? Hmm ….

Akhirnya, pada akhir April 2014 lalu saya memberanikan diri bertanya via twitter.

Mention ke akun Warta Jazz tersebut pun berbalas. Admin mengatakan bahwa pihak mereka akan meneruskan hal ini ke divisi yang mengurusi wilayah Jogja. Tentu, saya tidak ingin berburuk sangka. Saya lebih suka bertanya langsung. Apalagi Warta Jazz sudah 14 tahun menjadi mitra para musisi sekaligus penikmat jazz, seperti saya. Info-info seputar jazz bisa dengan mudah saya akses di website-nya. Saya berharap, hal yang terjadi pada saya ini murni karena faktor ketidaksengajaan. Mungkin e-mail saya terlewat, atau nyasar ke kotak spam, atau …. Entahlah.

Anehnya, sampai saat saya menuliskan uneguneg ini, 5 bulan kemudian, kaos yang dijanjikan itu belum juga sampai di alamat tempat tinggal saya. Saya memang tinggal di pinggiran Jogja utara, tetapi soal akses, alamat saya mudah ditemukan. Apa mungkin paket kaos itu nyasar? Kalaupun kurir bingung mencari alamat, bukankah saya sudah menyertakan no. ponsel?

Hmm, sungguh, saya tidak ingin berburuk sangka. Saya masih menanti kedatangan kaos tersebut. Tentu, karena sebagai penikmat jazz, mendapat hadiah dari portal informasi musik jazz adalah sebuah kebanggaan tersendiri.

Well, kira-kira paket kaos itu ada di mana sekarang, ya? Any idea, Pals?

0 thoughts on “Menanti Hadiah dari Warta Jazz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *