“…Nama kelompokku Kelompok Homoptera Yang selalu penuh canda tawa Ale, Fari, Jupik, dan Anti Walau empat kami slalu kompak…” Lagu kelompok ini begitu lekat dalam ingatanku manakala kami bertemu dalam malam keakraban di Agrowisata Salak Pondoh, Turi tahun 2002 silam. Tak terasa 6 tahun berlalu sudah. Sekilas menilik kisah masa lalu kami, mari dimulakan dengan
The Way They Make Me Feel
Pagi itu mentari menapaki hari Seiring senyumnya merekah berseri Kusambut cerah ke 21 hari Di bulan ketiga tahun ini Tak kuragu ucapkan syukur Kar’na tlah kulalui sepanjang umur Tak kusangka engkau menyapa Senandungkan lagu panjang usia Terbalut senyuman dan canda Tak lupa sepasang lilin menyala Tertegun kuberdoa sebelum kutiup lilin ke 20 bahagia Hanya satu
Rembang for d 1st Time (bagian 1)
Hari ke-21 bulan April, siapa yang tak ingat dengan tanggal yang bersejarah khususnya bagi kaum perempuan Indonesia ini? Ya, R.A. Kartini, seorang putri bangsawan yang menuntut persamaan hak antara kaum pria dan perempuan, lahir pada tanggal ini. Hm, bicara soal beliau mengingatkanku pada sebuah buku terjemahan Armijn Pane terbitan Balai Pustaka, Habis Gelap Terbitlah Terang. Sebenarnya
Sudut Redaksi
Senin, 26 April 2010 Hari pertamaku mencicipi aroma ruangan redaksi JPTI. JPTI? Hm, maaf kalau singkatan ini tidak lazim di telingamu. JPTI adalah kependekan dari Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia, salah satu jurnal ilmiah yang beredaksi di Fakultas Pertanian UGM. Terdengar begitu menyeramkan? Mungkin, sedikit bagiku yang baru saja bergabung mengingat posisiku yang masih pemula dibandingkan