Senin, 7 Mei 2012. Awal pekan di minggu kedua bulan kelima tahun ini menjadi hari yang sungguh mengesankan bagi saya, Phie, seorang gadis biasa dari kaki Merapi. Apa sebab? Saya mendapatkan kabar saat online di facebook. Hari itu sebanyak 21 orang blogger perempuan yang berada di bawah platform blogdetik mengumumkan hasil lomba #BloggerKartinian. Saya, seperti
Tag: #BloggerKartinian
Perempuan Jari Polah
Bu Piko. Semoga saya tak keliru mengingat nama sesosok perempuan yang menyambut saya dan kedua teman saya (Mbak Vira dan May) saat singgah di stand pameran pasar seni Sekaten awal Februari 2011 lalu. Awalnya iseng saja, lama-lama tertarik juga. Dari perbincangan kami sembari menunggu hujan yang mengguyur kawasan Jogja nol kilometer mereda, ada banyak sekali
Kartini Cilik: Panggil Ia, Shifa
Setiap tahun peringatan hari Kartini diwarnai dengan banyak kegiatan. Satu di antaranya yang dilaksanakan di KB Tunas Bangsa, tempat adik saya, Ning, mengajar. Namun, kali ini saya tidak akan membahas secara detail seperti apa acara tersebut (yang pasti seru!). Kali ini saya memenuhi tantangan Teh Hanie dan mengulik sosok mungil Kartini cilik dari KB Tunas
Nyi Warsilah, Sepenggal Kisah
Di sebalik riuh pasar, ada mereka perempuan-perempuan perkasa Demi kepul dapur dan roda rumah tangga rela menikam penat dan bekerja Mengamati mereka, seperti melongok kisah ibunda tentang sesosok lain perempuan perkasa Ia penyambung nyawa, penafkah keluarga saat suaminya hilang kesadaran kar’na dijegal seterunya Adalah Nyi Warsilah, namanya Ahad pahing, hari lahirnya