Mendadak Nyindhen di FeMale Radio (2): Kejutan Kecil untuk Sang Musisi

Ini adalah kelanjutan kisah dari jejak suara saya di FeMale Radio. Kalau Senin pagi itu, saya benar-benar mendapat kejutan karena mendadak nyindhen, berbeda dengan dua hari setelahnya. Ya, tepatnya hari Rabu, 11 Januari 2012. Siang itu saya baru saja selesai makan siang di Warung Lestari bersama mbakyu Susi Melina, salah seorang mahasiswi program doktoral Fakultas Pertanian. Saya pikir, “Siapa sih yang menelepon?” Karena saya sedang membayar, ya sudah terpaksa saya abaikan (maaf.. :mrgreen:), tapi lagi-lagi ponsel berdering saat kami menuju tempat parkir. Kira-kira seperti ini percakapan saya dengan nomor berkode Jakarta tersebut.

“Mbak Palupi, ini dari FeMale Jakarta. Mbak, besok Gery mau telepon lagi. Kami mau minta tolong besok nyindhen lagi ya.. ON AIR seperti hari Senin kemarin..” kata yang di seberang sana.

“Lhoo.. ada apa, Mas?” jawab saya antusias setengah celingukan.

“Kami besok akan ada tamu musisi jazz.. Kami mau nantang beliau untuk bisa nyindhen seperti Mbak Palupi.. Gimana, Mbak bisa?”

“Nggih, insyaAllah bisa.. Pagi ta? Jam berapa ya?”

“Jam 9 ya, Mbak.. Makasih, maaf mengganggu”

Klik!

***

Suara di seberang sana sudah berhenti. Pandangan mata saya tertuju pada Mbak Susi yang berada tepat di samping saya berdiri. Ya, mencoba meyakinkan diri bahwa yang baru saja terjadi itu bukan sebuah mimpi. Eh lha dalah!

“Kenapa, Pik?” tanya Mbak Susi.

“FeMale Radio lagi, Mbak.. Hehe, katanya aku diminta nembang kaya kemarin Senin.” jawab saya sambil meringis senang.

“Kapan itu?” tanya Mbak Susi lagi.

“Besok pagi jam 09.00..”

Mendadak pandangan mata kami bertemu dan..

“Hahahaha..” meledaklah tawa kami.

“Ciee.. yang jadi artis” goda Mbak Susi.

Saya hanya tertawa, entah.. menertawakan sesuatu yang bagus atau karena merasa saya sangat konyol saat menerima telepon tadi. Olala.. saya harus bersiap. Ada rasa yang bercampur di hati sehingga saya pun langsung update status di facebook *halah, rada lebay ini sepertinya saya :mrgreen: Eh, bukan begitu siih.. Setidaknya agar teman-teman saya yang di dunia maya especially facebookers bisa ikut mendengarkan siaran Funtastic FeMale setiap hari Kamis pagi (hehe testimoni sekalian promosi ini :P)

pemberitahuan FeMale Radio sehari sebelum acara Funtastic FeMale
pemberitahuan FeMale Radio sehari sebelum acara Funtastic FeMale

***

Keesokan harinya.. Kamis, 12 Januari 2012.

Hmm, saya masih di kaki Merapi berkutat dengan berbagai persiapan menuju ruang redaksi. Yang pasti sedari pukul 06.00 sudah stand by di Your Morning Coffee bersama host-nya Gery Puraatmadja. Serasa ada yang berbeda hari itu. Salah satunya saya lebih “nakal” karena berangkat siang, pizzz aaah! :mrgreen: Untung saja kesibukan sedang berada di level medium, jadi sambil tebar pesona boleh kali ya? :mrgreen:

Waktu beranjak… Jam 09.00.. TENG!!

Siapa yang bakal menyangka ibu saya pun tampak sedikit gusar. Beliau sudah ancang-ancang duduk di sebelah radio yang ada di kamar sebelah. Saya memang sengaja menyendiri di kamar, biar tenang sebelum masuk audio stage on air-nyaFeMale Radio *halah :mrgreen: Saya pikir kejutan akan dimulai benar pukul 09.00. Saya sih memang sudah manteng dari awal acara. Tapi koq rasanya teteup ya grogi alias demam panggung. Lagi-lagi.. eh lha dalah!Β 

Biar saya ndak spaneng apa yang saya lakukan? Mau tahu? Saya mondar-mandir di kamar, deham-dehem check sound, dan begitu semua saya pikir sudah siap.. saya ambil posisi di dipan (lhoo.. bukan mau tidur!). Saya memindahkan beberapa SMS tausiah dari Lentera Hati ke catatan kecil saya… ya biasalah, biar inbox ponsel Nokia jadul saya tidak penuh πŸ˜€ Lagipula, saya pikir saya perlu nylamur sebentar agar fokus pikiran tidak ke acara ituu saja. Berhasil! Tahu-tahu sudah pukul 09.45.

Kriiingg!! Ponsel saya berdering lagi.. Oh, ini FeMale Jakarta sudah tentu.

“Halo, Mbak Palupi. Sudah siap?”

“Halo.. Iya, saya sudah siap”

“Jadi nanti kami akan menghubungi Mbak Palupi lagi lima menit lagi..”

“Ya, saya siap..”

“Ok..”

Klik.. Ditutup lagi yang di seberang sana 😐

Lima menit kemudian..

“Haloo…” sapa saya.

“Halo, Mbak.. Ini nanti 3 menit lagi Gery akan nyambung ke teleponnya. Tolong jangan ditutup dulu ya.. ”

“Nggiih..”

Dari belakang sana saya mendengar suara musik. Ya itu bagian dari jeda acara.. “Bismillah, bersabarlah, Phie..” demikian saya membatin sambil membaca ulang syair gambuh yang akan saya tembangkan untuk memberi kejutan sang musisi cantik itu. Berdebar-debar jantung saya dan semakin berdebar saat saya mendengar suara Mas Gery menyapa..Β Singkatnya saya dipersilakan terlebih dahulu nembang dan Mbak Syaharani menyusul memberikan sambutan.

syair gambuh yang saya tembangkan untuk Syaharani
syair gambuh yang saya tembangkan untuk Syaharani

***

Hehe dasarnya rada blangkemen alias speechless, saya pun tidak begitu banyak bicara usai melagukan tembang gambuh tersebut. Hmm, ternyata seperti ini ta rasanya ngobrol sama musisi papan atas? πŸ˜€
Hm, yang saya sayangkan hanya satu: saya tidak punya fasilitas untuk merekam kala itu. Terus bagaimana ya? Memutar otak.. Akhirnya saya menghubungi FeMale Radio via facebook YMC Radioshow, saya berharap bisa mendapat rekaman suara saya meski hanya sepenggal. Ya, tapi tidak terlalu berharap sih.. 😐

***

Beberapa hari kemudian.. Mengirim message sudah. Belum ada tanggapan… Ya sudahlah. Hanya saja, sesuatu terjadi saat seseorang menanyakan upah saya nembang di FeMale. Bukan senang, saya malah rada nggondhok dibuatnya. Langsung saya tulis di facebook,

Sebuah komentar sambil lalu berhasil membuat saya geleng kepala. Ya, soal fee alias upah dimintai tolong nembang di Funtastic Female kemarin..

Kalau saya boleh berkomentar balik, saya akan katakan

“STOP.. Berhentilah menilai tiap hal dari sisi materi. Mengertilah bahwa setidaknya ada 2 hal yang terlupakan, yaitu:

Melakukan sesuatu dengan HATI & Membangun HUBUNGAN BAIK
Tidak ada label nominal terMAHAL sekalipun yang bisa menggantikan 2 hal ini..”

Saya nggondhok, tapi sudahlah.. Saya malah dapat kabar baik kalau FeMale sudah menyiapkan sebuah CD rekaman. Aah, senangnya. Saya tahu, tidak setiap hal bisa dinominalkan, salah satunya ya yang seperti ini.

***

Hari-hari berlalu.. ada mungkin sepuluh hari atau malah lebih saya menunggu kedatangan CD itu. Yang jelas, suatu sore di pekan terakhir bulan Januari, saya terbelalak membaca SMS dari adik saya soal bingkisan dari FeMale. Horeee!!! :mrgreen: Nah, sebagai tanda kenang-kenangan saya pun mengunggah rekaman tersebut ke 4shared.com (ini atas bantuan saran Kang Lozzakbar, komandannya Warung Blogger). Matur tengkyu, Kang.. akhirnya saya bisa nyantolkan rekaman suara saya di postingan ini. Di mana..? Itu lhoo di sudut bawah, mojok dia malu-malu seperti yang nulis hehehe 😳

surat "cinta" dari FeMale
surat “cinta” dari FeMale

***

Ya, begitulah.. banyak cara menghargai sebuah persahabatan. Tidak hanya ada di keseharian, tetapi di seluruh bagian dunia bahkan untuk sebuah persahabatan yang terentang oleh jarak. Tidak selalu dengan nominal. Dengan terima kasih dan senyuman saja kadang bagi saya itu cukup. Terima kasih atas persahabatan ini, FeMale Radio πŸ™‚

-diselesaikan di Bulaksumur 21 Februari 2012-

011212_090000 PALUPI.mp3

NB: per Agustus 2014 rekaman tersebut saya unggah juga di akun SoundCloud, ini dia! πŸ˜€

[soundcloud url=”https://api.soundcloud.com/tracks/162204124″ params=”auto_play=false&hide_related=false&show_comments=true&show_user=true&show_reposts=false&visual=true” width=”100%” height=”300″ iframe=”true” /]

19 thoughts on “Mendadak Nyindhen di FeMale Radio (2): Kejutan Kecil untuk Sang Musisi

  1. waaaahhhh, mbak Phie jangan2 udah alih profesi nih

    *buru-buru nyiapin kertas sama spidol, buat minta tanda tangan, mumpung mbak phie belum jadi artis
    besok klo udah terkenal bakalan susah minta tanda tangan πŸ˜€

    1. ehh.. belum ya, Puch.. aku masih seperti yang dulu *nyanyi :mrgreen:
      tapi ga segitunya ah, Puch.. seniman sejati itu yang selalu bisa membumi, kalau saya ya pentasnya di panggung rakyat saja hehehe, mau dilirik produser boleh, ndak juga saya ga rugi. πŸ˜€

      soal mendadak nyindhen ini terjadi secara tiba-tiba dan beginilah indahnya hidup, ya kan? kadang kala kita butuh kejutan (kata Mbak Syaharani), dan memang benar.. :mrgreen:

    1. weleh weleh.. gadis dari kaki Gunung Slamet juga mau nembang ta? gabung aja, Non ke FeMale Radio.. ya siapa tahu kecipratan kesempatan mendadak nyindhen :mrgreen:

  2. Hey There. I found your blog using msn. This is an extremely well written article. I will be sure to bookmark it and return to read more of Mendadak Nyindhen di FeMale Radio (2): Kejutan Kecil untuk Sang Musisi Segores Pena Phie . Thanks for the post. I will certainly comeback.

    1. terima kasih telah mampir ke sini dan meninggalkan jejak, Mbak πŸ™‚
      seru ya waktu itu, saya sudah lama ingin menyampaikan tulisan ini, tapi baru kesampaian kemarin. semoga berkenan πŸ™‚

      mari belajar nyindhen dan mencintai budaya Indonesia sama-sama πŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *