Sleman dan Alih Fungsi Lahan: Sampai Kapan?

Dari sekian hal yang pernah saya tulis di #30HariKotakuBercerita, tema terakhir ini begitu saya tunggu. Masih ada kaitannya dengan tema “kerja kami sehari-hari”. Pernah pula saya singgung di postingan ‘Menjadi Petani’. Ya, mengenai alih fungsi lahan di Sleman yang kian mengkhawatirkan. Mengutip pernyataan anggota DPRD Sleman pada pemberitaan Pikiran Rakyat online; menurut catatan Dinas Perikanan

Ber-eduwisata di Museum Gunung Api Merapi

Ada berapa banyak sih tempat rekreasi di Sleman? Banyak, tergantung mau berwisata yang seperti apa hehehe. Wisata alam, ada. Wisata budaya dan sejarah, ada. Agrowisata, ada. Eduwisata, juga ada. Tinggal jeli-jelinya kita mau nyempil lewat jalan yang mana. Rata-rata warga Sleman sangat kreatif menghibur diri di akhir pekan. Mbok mau kantong sedang cekak atau tebal,

Di Sebalik Hangatnya Rumah dan Keluarga

Harta yang paling berharga adalah keluarga Istana yang paling indah adalah keluarga Puisi yang paling bermakna adalah keluarga Mutiara tiada tara adalah keluarga Seperti halnya yang tersurat dalam penggalan lirik lagu Keluarga Cemara di atas, rumah dan keluarga juga menjadi hal yang penting di Sleman. Konon, untuk membangun sebuah rumah, harus dimulai dari melihat jenis

Di Balik Jalanan Sleman

Sehari-harinya saya beraktivitas dengan kendaraan pribadi. Ya, sebuah sepeda motor jadul keluaran tahun 90-an. Mengapa saya memilih berkendara sendiri, bukan dengan menggunakan angkutan umum? Karena sampai sekarang Sleman belum menjadi wilayah dengan angkutan umum yang bagus. Beberapa tahun terakhir malah terjadi penurunan kualitas dan kuantitas. Untuk poin kedua ini, saya amati dari angkutan umum Jogja-Kaliurang,