Kopdar lagi? Kabarnya ada blogger Palembang yang berlibur ke Jogja. Siapa? Namanya Dhenok Habibi, saya yakin itu bukan nama aslinya. 😀 Gadis yang saya pikir asli Palembang ini rupanya masih punya darah Jawa dari ayahnya. Itu terungkap saat kami bertemu di acara kopdar di The House of Raminten, Kotabaru tanggal 14 Juni silam.
Ini yang ketiga kalinya bagi saya kopdar dengan sohiblogger dari komunitas Warung Blogger (@Warung_Blogger). Dibandingkan dengan dua kopdar sebelumnya (yang pertama dengan Amela, Puch, dan Ais saya kisahkan di sini; yang kedua mini kopdar dengan mbak Puteri Amirillis saya abadikan di sini); dan yang ketiga ini adalah yang teramai dibanding sebelumnya karena yang hadir tidak hanya blogger perempuan.
Sebenarnya yang ingin bertemu adalah Dhe, tetapi yang jadi juragan traktiran adalah uda Hardi Vizon si empu Surau Inyiak. Banyak wajah baru yang saya jumpai di kopdar ini. Uda Vizon hadir dengan mengajak serta sang istri (uni Zakiati) dan dua orang jagoan mereka; Dhe datang bersama adik lelakinya; mas Hilal (si empu Kurusetra, red.) datang dengan pendamping sebelah kanan (maksud saya teman lelakinya
); saya datang bersama Sukma Danti, adik angkatan yang saya baru ketahui bahwa ia adalah blogger setelah saya lulus kuliah. Ceritanya ia adalah mantan praktikan zaman saya menjadi koasst praktikum Dasar-Dasar Ilmu Hama Tanaman tahun 2007. Yang hadir di pertengahan adalah Nandini si empu Atap Biru dan mas MF Abdullah alias Mr. CAP, pemilik Catatan Akhir Pekan. Yang terakhir, hosh..hosh..hosh.. salut deh mbak Ratnawati (empu Blue Sky) datang seusai jam mengajar dengan mengendarai sepedanya.
Jadi bagaimana kesannya?
Kesan pertama terhadap tempat kopdar.. Kalau melihat-lihat dan berbelanja di Mirota Batik sudah sering, tapi kopdar ketiga saya 14 Juni lalu adalah kali pertama saya menikmati menu di The House of Raminten, Kotabaru. Katanya pribumi Jogja, tapi koq…? Hehe, tepatnya saya pribumi kaki Merapi.. Bukan orang kota, saya orang ndesa *halah.. membela diri 
Banyak hal seru yang kami bicarakan dalam kopdar tersebut, terutama ketika saya menyinggung tentang tulisan Nandini. Kala itu ia menghadiri sebuah acara seminar sehari tentang imunisasi dengan beberapa narasumber. Tiga seri tulisan tentang acara ini berikut pernyataan sikap, ia paparkan di blognya arundati.com sebagai laporan. Pedas, lugas, dan tegas. Tiga kata ini menurut saya, patut disandangkan untuk tulisannya tersebut. Tentu saja, banyak pihak yang seolah kebakaran jenggot membaca dan mengomentari tulisan Nandini. Ia berhasil membuat publik menoleh lebih lama, seperti baru saja tertampar dengan pernyataannya bahwa ia anti vaksinasi, anti imunisasi. Ia “memuntahkan” ilmunya di bidang Farmasi dan mengupas segala hal yang ia tahu.
Yang menjadi ketertarikan saya adalah pernyataan seorang narasumber yang dulunya pernah divaksinasi kala ia aktif di US Air Force (angkatan udara Amerika Serikat, red.). Dituliskan oleh Nandini di sini bahwa si Mr. ini bisa sangat marah terhadap lantai yang tak punya salah apa-apa. How it could be? Apa sebenarnya yang disisipkan ke dalam raga si Mr. lewat jarum injeksi? Alangkah mengherankan, bagaimana mungkin seseorang tersulut emosinya tanpa jelas sebab musababnya? Kecuali, memang ada yang sebenarnya “salah” dan sengaja dimasukkan agar “sesuatu” terjadi. Hmm, saya mencium aroma konspirasi di sini. Sepertinya pembicaraan berubah berat *bersiap menyingkir
Bergulirlah semua obrolan kami. Tertawa lepas bersama dilengkapi dengan cerita seru di siang hari yang lumayan terik seperti hari itu bagi saya adalah pengalaman tak tergantikan. Tentunya juga mengisi kembali energi dan semangat untuk nge-blog (walaupun, maaf, postingan kopdar ini terpaksa tersingkir di antrian belakang karena saya mengejar tulisan untuk lomba hihihi :lol:). Ini dia beberapa dokumentasi yang berhasil saya copas dari Mr. CAP 





Lalu, kesan terakhir? Saya peroleh langsung dari SMS Dhe keesokan paginya saat ia akan bertolak ke Palembang,
“Banyaknyaa yg dititipin salam, hahahaha.. iyaa mbak, trimakasih kmren udah menyempatkan bertatap muka dg dhe.. semoga lain kali bisa naik merapi bareng mbak phie 🙂 ”
15 Juni 2012, 08.31.24
Ya, seperti itulah berwarna–warninya dunia per-blog-an sekaligus persahabatan yang terjalin di dalamnya. Saya percaya, setiap blogger sejati punya cara untuk berbagi dengan cara masing-masing. At last, happy blogging, Pals 😀
Kapan nich KopDar-an lagi ?? hehehe 🙂
wah, dua kali sudah komentarnya dicekal sama si Aki Ismet, Mas 😆
kapan ya? kayanya si empu Petrichor lagi mupeng tuh! 😛
ahhh meriah sekali ya Phie
jadi penasaran soal imunisasi itu deh
tar deh, doain ya phie beneran bisa dolan ke jogja
nyamperin phie di kaki merapi 😀 *sok iya*
xixixi
Beneran seru, Mbak.. Mbak Ni jangan lupa hubungi Nandini ya. Dia yang waktu itu datang langsung mendengarkan materi tersebut. Saya sih ngintip doank di postingannya. Baca saja sudah heboh, apalagi kalau saya juga datang waktu itu..
Aamiin ya Rabb.. saya doakan Mbak Ni bisa segera dolan ke Jogja, kita muter-muter kaki Merapi yang suejuuk
Pas saya ke Merapi kok nggak ketemu Mbak Phiee ya 😀
hehehe.. Pak Mars soalnya ndak ngontak saya sih 😀
kemarin waktu saya ngabur ke ibukota juga lewat Kendal, Pak..
lewat saja, jadi ndak bisa ketemu hehe 😀
di sini tidak ada saya, hehe….
kapan ya bisa kopdaran lagi, nek sekarang malah lagi free *ngarep*
kopdaran di MK makan es krim yuuk, Puch *ngarep juga* 😀
atau tagih aja tuh si Ari Tunsa, katanya mau mudik ke Pekalongan besok pas lebaran
Eheeem. . .
Semuanya ceria dan pastinya bahagia untuk kopdar ke tiga ini ya, Mba? 🙂
Kapan kita bisa kopdar?
aku sering ke kosan adikku lho, di belakang amplas. 🙂
Eheeemmm… yang dari Banjarnegara mampir 🙂
Benar, seru dan ceria
Kapan-kapan ya, Idah. Kalau ke Jogja, jangan lupa kontaklah diriku.
Pokoke ditunggu 😀
Tumben ya, gak dijak kencan si aki. 😆
Ok, Mba phie.
Tak kontak2 dan tak kolang-kaling. 😆
naah lhooo… gara-gara nulis begitu, komentar Idah selanjutnya pun sukses diajak nge-date si Aki 😆
siip dah.. ditunggu ya 😀
aku gak diajak 😥
hehe.. memangnya posisi di mana? *bener2gatau*
Banten Hehee
Nah, posisi di Banten.. kopdarnya di Jogja. Bisa sih, dalam mimpi hehehe
Kapan-kapan ke Jogja mangga atuh kopdar, Don 😀
sip… insya allah 🙂
Alhamdulillah…, ikut senang membaca dan melihat-lihat foto kopdarnya, Mbak. Semoga di lain waktu saya bisa ikut kopdar.
InsyaAllah, aamiin, Pak 🙂
pengen deh kopdaran 🙂
nice post 😀
thanks 😀
kapan ya saya bisa ikutan kopdar. belum pernah ikutan soalnya… hhe
seru lhoo bisa jumpa darat dengan teman yang tadinya hanya kenal lewat dunia maya..
*ngompori biar tambah pengen
Mbak phie asyik nya kopdar ituh bener2 ok punya dan penuh cerita 😀
Jadi kapan kopdar sama niar 😀
Beneran asyiklah, Niar
Ayoook, kapan nih mau main ke Jogja? 😆
Mbak phie dapet award dari niar yaa plus ketiban peer 😀
Silahkan dikerjakan gag target waktu sing penting abis postingan ini yaa 😀 #ngancem :p
http://niarningrum.blogspot.com/2012/08/ngerjain-peer-dapet-award.html
kpdar sama blogger pasti seru 😀
ya, begitulah adanya, Helmy.. salam kenal ya, terima kasih sudah mampir di SPP 🙂
Kalau ngomongin kopdar saya jadi ngiri Mba, masalahnya komunitas blogger di Lombok agak jarang, paling bisa ngumpul 2-3 orang aja. 😀
Salam buat sahabat blogger disanaaa…. 🙂
kapan kelombok lg ya??? biar ketemu tuan guru irfan
Tuan Guru? 😀
Ayo ke Lombok bro….
waaaah, seru yaaaaa….
pingin ikut kopdar…..