Pagi ini, Ahad, 5 Juni 2011 tak beda dengan hari libur biasanya. Kalau beberapa bulan yang lalu saya sempat sangat in a good mood untuk jogging, tidak dengan hari ini. Namun, bukan berarti saya merelakan badan tidak berkeringat. Apalagi cuaca kaki Merapi sedang sangat cerah, sayang bila dilewatkan. Bukankah melakukan aktivitas di bawah cahaya mentari
Penulis: Phie
Setahap Menuju Masa Depan
Merenung kerap kali menjadi pintu pembuka bagi hadirnya sekian tumpuk ide. Merenung, satu hal yang saya sukai dan sering saya lakukan. Ya, meski banyak orang yang bilang tak habis pikir dan tak bisa mengerti apa kemauan saya. Ah, sudahlah.. Saya nyaman seperti ini, bukankah tiap orang punya jalannya masing-masing? Baiklah, kali ini tulisan saya mengupas
Belajar dari Sesame Street (2)
Hi, Everybody! Apa kabar Jogja hari ini? Hari Jumat yang cerah. Akan semakin cerah bila kita lanjutkan kembali bincang-bincang kita. Masih menyambung tulisan Phie yang sudah lalu, dan itu seperti yang tempo hari telah Phie janjikan, maka… inilah saatnya untuk 3 tokoh Sesame Street lagi! Goooo!!! Untuk bagian kedua ini, kita akan mulai dari Zoe. Elmo dan
Kartini & Belenggu Pingitan
Senja tlah merapat malam. Tatapanku masih saja lekat ke arah langit, ada semburat merah jambu berpendar di antara pucatnya rembulan yang hangat direngkuh segerombol awan. Aku masih merenungi diri. Di pangkuanku sebuah buku karya Armijn Pane tergeletak nyaman. Habis Gelap Terbitlah Terang, engkau pasti tahu siapa yang jadi tema pembicaraan. Ya, sesosok perempuan tangguh dari