Langit Karang hampir memerah ketika ibu, adik, dan saya pulang menjenguk ayah. Bila hari cerah, seminggu sekali kami sempatkan menemui nisan beku beliau di Sasanalaya Candi. Ya, itulah yang kini tersisa dari sekian panjangnya kisah hidup beliau. Adalah Herdjito, nama ayah saya. Beliau lahir di Yogyakarta, 26 Juli 1952. Beliau dibesarkan di sebuah keluarga yang
Kategori: Coretan
Poetry Hujan: Nyanyian Petang
Aku masih di sini menekuri batas cakrawala ketika suhu ruangan tlah makin menurun Tiada lagi yang bisa melukiskan biru langit-MU Yang ada hanya senandung merdu yang kini sedang KAU curahkan Tumpah Memandu gendang telingaku tuk lagi-lagi mengakrabinya Hujan
Pelangi, si Lebah Madu
Ufuk timur memerah Kulihat sahabatku Mentari menggeliat perlahan Menyapaku ramah “Selamat pagi, Pelangi!” Tentu, dengan riang akan kusapa kembali ia “Hai, selamat pagi Mentari..!!” Begitulah pagi di sepanjang hidupku Bila ia tiada muncul Hariku akan bermuram sungguh Pelangi, itulah namaku Seekor lebah madu Kuhabiskan waktu di kebun hijau milik Pak Danu Rindangnya pohon kapuk randu
Oleh-oleh 8 Windu Fakultas Pertanian
Lelaki dan Perempuan Senja yang Membuka Masa Depan Persembahan bagi pribadi yang tak lekang oleh peradaban Matahari berjingkat di atas cakrawala, menebar jarum-jarum cahaya sesaat pagi terbuka. Tertegun aku memandang lelaki dan perempuan senja usia menapak musim, menyusuri gersang padang lalang. Wahai, kulihat senyum tetap terkembang tak lekang digerus zaman. Aku kenangkan saat-saat engkau membuka