Gara-gara "Cin Cin Pon Pon"

Dua orang pertama yang tahu saya berbakat menyanyi adalah Ibu dan Bapak (alm.). Menurut cerita Ibu, saya mulai suka ber-mumbling song (baca: nyanyi-nyanyi ga jelas sesuka hati) sejak usia 3 tahun. Parahnya, kebiasaan saya akan mencapai puncaknya di hari tertentu (seingat saya hari Ahad) mulai pukul 16.00 s.d. 17.00. 😆 Mengapa bisa begitu? Apakah ber-mumbling

Perempuan Angin yang Dicintai

Pertambahan usiamu kali ini benar-benar istimewa bukan, Perempuan Angin? Mulai dari koki dadakan dari Rembang dengan saladnya. Juga koki dari Banjar dengan olahan mandainya. Sebagai puncaknya, kado istimewa bertuliskan: “Happy birthday our cutest Mbak!!!” datang bersama tiga gadis dari ibukota. Kau tahu bukan, apalagi yang menjadi alasan mereka datang untukmu selain karena mencintaimu? Maka bersyukurlah,

Selamat Tambah Usia, Perempuan Angin

Sayang, masih ingatkah kau pada pagi pertama yang menyambut tangismu di hari keduapuluh satu bulan ketiga? Bukankah tak terasa telah sebegitu lamanya kau ada di sini, duduk menikmati binar embun pagi? Semoga engkau tak bosan menjaga pagi. Semoga engkau tetap bersemangat menempuh jalan hidupmu. Menjadi perempuan terbaik yang engkau bisa. Sayang, Gusti Allah telah sebegitu