Apa kabar anak-anak, ya? Ujian nasional dan ujian kenaikan kelas baru saja lewat. Siswa-siswi saya saat ini sedang asyik menikmati liburan. Dua di antara mereka, Rio dan Rara, sedang sibuk mempersiapkan diri menapaki jenjang sekolah yang baru. Kabar baik saya terima dari ibunda mereka. Tanggal 18 Juni lalu, Bu Eka menyampaikan kabar via SMS bahwa
Kategori: Cerita Random
LOVE Jakarta, LOVE Betawi, LOVE ….
Hari ini, 22 Juni, adalah hari istimewa untuk Jakarta. Ah, semua orang juga tahu kalau hari ini Jakarta bertambah usia. Nah, sebelum saya cuap-cuap lebih banyak, ada baiknya saya mengucapkan, “Selamat ulang tahun ke-487, Jakarta! Sukses selalu untuk ibukota negara tercinta.” (Aamiin) credit Well, bicara soal Jakarta, bagi saya pribadi banyak yang berarti dan bikin
Sepucuk Surat untuk Bapak
Dearest Bapak di sebuah tempat terdamai Salam takzim dariku, putri sulungmu. Bapak, apa kabar di sana? Kuharap Bapak baik-baik saja. Damai ber-apa-saja sepanjang rehat panjangmu; menikmati hari libur seperti juga aku, hari ini. Tak biasanya memang. Biasanya aku sudah berkejaran dengan jadwal anak-anak bimbingan privat. Kadang, aku heran, Pak. Mengapa masih saja ada anak
Kenangan di Sebalik Ponsel Jadul
Ngomong-ngomong soal ponsel, saya termasuk yang tertinggal dibanding teman-teman seangkatan jaman kuliah. Mereka rata-rata sudah dibekali ponsel oleh orangtua sejak masuk kuliah, sementara saya tidak. Bagi saya, di kisaran tahun 2002 silam, ponsel termasuk benda mewah. Lagipula, masih banyak hal yang harus diprioritaskan dan dihemat kala itu; jadilah, saya enggan merengek-rengek kepada Ibu sekadar minta