Postingan ini merupakan kelanjutan dari kisah syukuran setelah apa yang saya tulis di sini. Bagi saya ada sesuatu yang kurang jika tidak melakukannya, entah… tapi seperti itulah. Sejak mengetahui pengumuman lomba review blog DISKON.com, saya memang sudah meniatkan untuk membaginya nanti, maka sejak sebelum menerima si sabak eker-eker tanggal 7 September lalu. Pas sekali tanggal
Tag: anak-anak
Berbicara = Memberi Sugesti
Setiap manusia “sempurna” diciptakan mampu berbicara dan menyampaikan maksud hati kepada sesamanya, termasuk jika suatu ketika Tuhan Yang Maha Esa memberi kesempatan manusia tersebut tumbuh mendewasa menjadi orang tua. Menjadi orang tua dari anak-anak yang cerdas, lucu, menggemaskan, penurut, dan selalu menyenangkan hati itu dambaan tiap pribadi, termasuk saya sebagai seorang mom wanna be. Namun,
Belajar dari FeMale: Sampaikan melalui Dongeng
Jumat sore yang cerah, Enaknya ngobrol apa ya? Hmm.. Saya punya sebuah tema, nyambung yang lalu. Masih soal anak-anak. Ya, tema kecil (sepertinya) dari dunia yang kecil pula, tetapi banyak hal di sebaliknya yang butuh perhatian besar. Sebagai (calon) orang tua, sudah sejak lama saya tertarik dengan dunia ini. Sejak saya tercebur sebagai tutoress pertengahan
Ajari Mereka Berempati dan Berbagi
-terinspirasi oleh setiap anak yang telah dan/atau sedang saya asuh- Seorang anak berusia sekitar 5 atau 6 tahun menghampiri saya. Tangan kanannya memegang kecrekan sementara yang lain memegang kain lap. Pakaiannya lusuh. Aah, pemandangan semacam ini sempat saya tuliskan sebelumnya di sini. Saya memang terheran-heran kala itu, bahkan sampai detik ini. Mengapa ibu atau orang