Ngomong-ngomong soal ponsel, saya termasuk yang tertinggal dibanding teman-teman seangkatan jaman kuliah. Mereka rata-rata sudah dibekali ponsel oleh orangtua sejak masuk kuliah, sementara saya tidak. Bagi saya, di kisaran tahun 2002 silam, ponsel termasuk benda mewah. Lagipula, masih banyak hal yang harus diprioritaskan dan dihemat kala itu; jadilah, saya enggan merengek-rengek kepada Ibu sekadar minta
Tag: giveaway
My First Journey: tentang Kereta, Bandung, dan Juwita Malam
My first journey? Hmm, ngomong-ngomong soal bepergian, sejak kecil saya telah dibiasakan oleh orangtua untuk ikut merasakan seperti apa asyiknya bepergian dengan jalur darat. Kebanyakan berupa short trip bersama rombongan kantor Bapak (alm.) (baca: piknik). Sayangnya, saya tak pernah merasa keasyikan menikmati perjalanan itu benar-benar 100%. Bisa jadi karena saya pergi bersama dengan Bapak-Ibu. Ketidakpuasan
Patriot di Kehidupan Kami: Ibu
Bicara soal patriot, ingatan saya langsung tertuju kepada para pejuang. Ya, mereka yang memanggul senjata demi mempertahankan kedaulatan negeri. Namun, sebenarnya patriot tidak hanya berlaku bagi beliau-beliau saja. Tanpa berdarah-darah di medan pertempuran pun, seseorang tetap bisa disebut sebagai patriot atau pahlawan. Dalam lingkup kecil, keluarga kami, ada seorang yang telah begitu keras berupaya menjadi
Berawal dari Kopdar Kacamata
Tahun lalu, tepatnya di bulan September 2012, saya diajak kopdar oleh seorang sahabat blogger asal Banjarnegara. Coba tanya sedulur Warung Blogger, rata-rata mengenal gadis mungil berkacamata ini. Namanya Idah CeRis (lebih akrab saya panggil Bibi Idah karena ia memanggil saya Bubu Phie 😆 ). Posisinya yang kala itu masih mahasiswa tingkat akhir mengharuskan ia bolak-balik