Setiap manusia “sempurna” diciptakan mampu berbicara dan menyampaikan maksud hati kepada sesamanya, termasuk jika suatu ketika Tuhan Yang Maha Esa memberi kesempatan manusia tersebut tumbuh mendewasa menjadi orang tua. Menjadi orang tua dari anak-anak yang cerdas, lucu, menggemaskan, penurut, dan selalu menyenangkan hati itu dambaan tiap pribadi, termasuk saya sebagai seorang mom wanna be. Namun,
Tag: giveaway
Bermimpi Menyusuri Sembalun nan Asri
Lombok. Mendengar nama pulau ini membuat saya teringat pada Suku Sasak dan Gunung Rinjani. Sebagai pribumi kaki gunung (baca: anggun-anak nggunung) Merapi dan pehobi hiking, saya penasaran seperti apa ya keadaan kaki gunung di seberang sana. Rasa penasaran itu kian jadi kala November tahun lalu, my dear Captain Cartenz melakukan perjalanan touring ke Lombok dalam rangka memenuhi
Prambanan di Suatu Senja
untuk sebuah nama yang berhasil kueja kuurai dari suatu masa untuk sebuah nama yang membuat ruah gulana kususuri hangat rengkuhnya meski dalam angan semata untuk sebuah nama yang kala itu tak pernah bisa kusisipi cinta adalah dia penghujung lara nestapa secarik kenangan dalam ruang setengah hampa adalah dia dan sebuah nama, Prambanan di suatu senja
Lukisan Langit untuk Er
“Coba lihat itu.. Di sana!” teriakku. “Iya, itu bagus seperti gajah. Yang itu.. lihat!” jawabmu. “Iya.. itu seperti hamparan bunga kol. Hahaha..” Er.. Aku terngiang suara tawa dan celotehan kita. Ketika tanganku menunjuk ke atas, ke arah gumpalan awan yang selalu kita puja. Ingatkah dengan pohon kersen di samping rumahku? Dari sana biasanya kita akan