Sebuah potret masa lalu, konyol tapi gimana gitu… Ini adalah dokumentasi pribadi sekaligus dokumentasi penelitian. Susah senangnya saya dalam menyelesaikan tugas akhir (baca: riset S1). Foto diambil pada bulan Desember 2006 oleh adik tercinta, Wening Yuniasri, yang kala itu memang saya ajak mengambil sampel buah belimbing di BP2APH Ngipiksari, Kaliurang.
Kategori: Kompetisi
Dear Pahlawanku – Terima Kasih, Bung Atas Inspirasimu
Yogyakarta, 10 November 2011 Dear Bung Tomo, Seolah baru kemarin kami berjalan sembari berbincang menyusuri trotoar kawasan Malioboro. Semarak lagu perjuangan pun sepertinya masih sayup terdengar mengiring langkah Ning dan saya. Ada pameran seni dan hasil kerajinan dalam rangka Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) tahun 2011 di Museum Benteng Vredeburg. Mumpung hari itu libur Isra Mi’raj,
Tour de Kaliurang et Kinahrejo
26 Maret 2011 Senja nyaris membayangi hari ketika saya meminta izin Ibu untuk menginap di Ngipiksari, Kaliurang. Ya, sore itu saya berangkat menjadi volunteer untuk acara praktikum lapangan Taksonomi Serangga Dewasa. Pesertanya adalah mahasiswa Pascasarjana strata 2. Saya berangkat kesana karena diminta oleh koasst praktikumnya, siapa lagi kalau bukan mbak Vira. “Sabtu ada acara, Jupi?” tanyanya
Secuplik Kenangan Pareanom: My 1st Jogja Art Festival
Tari, sebuah kata yang akan selalu mengingatkan saya pada masa kecil. Awalnya tanpa sengaja. Mungkin memang karena darah seni mengalir pada diri seorang gadis kecil bernama Phie, ya itu saya. Namanya juga anak-anak.. Bermain, bernyanyi, menari adalah perpaduan yang sempurna. Dari sanalah akhirnya saya bergabung dengan sebuah sanggar bernama Pareanom. Saat itu sekitar tahun 1994, Mbak