26 Maret 2011 Senja nyaris membayangi hari ketika saya meminta izin Ibu untuk menginap di Ngipiksari, Kaliurang. Ya, sore itu saya berangkat menjadi volunteer untuk acara praktikum lapangan Taksonomi Serangga Dewasa. Pesertanya adalah mahasiswa Pascasarjana strata 2. Saya berangkat kesana karena diminta oleh koasst praktikumnya, siapa lagi kalau bukan mbak Vira. “Sabtu ada acara, Jupi?” tanyanya
Penulis: Phie
Secuplik Kenangan Pareanom: My 1st Jogja Art Festival
Tari, sebuah kata yang akan selalu mengingatkan saya pada masa kecil. Awalnya tanpa sengaja. Mungkin memang karena darah seni mengalir pada diri seorang gadis kecil bernama Phie, ya itu saya. Namanya juga anak-anak.. Bermain, bernyanyi, menari adalah perpaduan yang sempurna. Dari sanalah akhirnya saya bergabung dengan sebuah sanggar bernama Pareanom. Saat itu sekitar tahun 1994, Mbak
Klanduhan & Dilema Diaper (1)
Sabtu, 20 Agustus 2011 Setengah delapan pagi, Ning dan saya merapat di tebing kali Klanduhan. Seperangkul tikar kotor harus kami cuci. Ya, lebaran sebentar lagi, sudah menjadi kebiasaan kami untuk menggelar tikar di rumah menyambut tamu, sanak kerabat yang datang di hari yang sangat dinantikan itu. Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, biasanya ibu turut serta. Namun,
Sewindu Sudah
Dimulakan dengan syukur yang tiada terkira, Alhamdulillahi Rabbil’alamiin. Bulan ke delapan delapan tahun (baca: sewindu) yang lalu, saya mulai menapakkan kaki ke sebuah dunia yang hampir tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Memulai segalanya dari nol, layaknya kalimat iklan Pertamina dan saya mengabadikannya di sini. Bolehlah pada awalnya dikatakan kecemplung, tetapi dalam proses kecemplung itu saya menikmati